saling mendukung bukan saling memukul
Belajar bersama , Saling berinofasi melaangkah maju
blogger keren modal gratisan
menjunjung tinggi persahabatan berinofaasi dalam kemajuan
Pak bos kelas kelas 123d07 2018 bsi salemba 22
kelas malam.pejuang tangguh

                                    

                                          KONKURENSI DAN KEAMANAN SISTEM


 A. PENGERTIAN KONKURENSI
             Konkurensi merupakan landasan umum perancangan sistem operasi. Proses-proses disebut konkuren jika proses-proses (lebih dari satu proses) ada pada saat yang sama.

B. Prinsip-prinsip konkurensi meliputi : 

1. Alokasi layanan pemroses untuk proses-proses
2. Pemakaian bersama dan persaingan untuk mendapatkan sumberdaya
3. Komunikasi antar proses
4. Sinkronisasi aktivitas banyak proses

C. Masalah-masalah konkurensi

 Masalah-masalah konkuren diantaranya :
1. Mutual exclusion
2. Deadlock
3. Starvation

1. Mutual Exclusion
       Merupakan persoalan untuk menjamin hanya satu proses yang mengakses sumber daya pada suatu interval waktu tertentu.
2. Deadlock Deadlock
      terjadi ketika proses-proses mengakses sumber daya secara eksklusif. Semua deadlock yang terjadi melibatkan persaingan untuk memperoleh sumber data eksklusif oleh dua proses atau lebih.
3. Startvation
      Keadaan dimana pemberian akses bergantian terusmenerus, dan ada suatu proses yang tidak mendapatkan gilirannya.

D. Pokok penyelesaian

 masalah konkurensi Pada dasarnya penyelesaian masalah konkurensi terbagi menjadi dua, yaitu :
1. Mengasumsikan adanya memori yang digunakan bersama.
2. Tidak mengasumsikan adanya memori yang digunakan bersama

E. Definisi Keamanan 

      Keamanan sistem komputer adalah untuk menjamin sumber daya agar tidak digunakan atau dimodifikasi orang yang tidak diotorisasikan.
Keamanan Sistem terbagi menjadi tiga, yaitu:
1. Keamanan Eksternal (external security )
Berkaitan dengan pengamanan fasilitas komputer dari penyusup dan bencana, seperti kebakaran dan kebanjiran.
2. Keamanan Interface Pemakai (user interface security )
 Berkaitan dengan identifikasi pemakai sebelum pemakai diizinkan mengakses program dan data yang disimpan.
3. Keamanan Internal (internal security) 
 Berkaitan dengan pengaman beragam kendali yang bangun pada perangkat keras dan sistem operasi yang menjamin operasi yang andal dan tak terkorupsi untuk menjaga integritas program dan data.

F. Masalah-masalah keamanan Pada keamanan,

terdapat dua masalah penting, yaitu:
1. Kehilangan data (data lost) disebabkan : bencana, kesalahan perangkat keras/lunak, kesalahan/ kelalaian manusia.
2. Penyusup (intruder), berupa penyusupan pasif dan penyusupan aktif

G. Ancaman-ancaman keamanan Kebutuhan keamanan sistem komputer meliputi tiga aspek, yaitu:
1. Kerahasiaan (secrecy)
Adalah keterjaminan bahwa informasi di sistem komputer hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang diotorisasi, sehingga jika dimodifikasi tetap terjaga konsistensi dan keutuhan datanya
2. Integritas (Intergrity)
Adalah keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang diotorisasi.
3. Ketersediaan (Availability)
Adalah keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer tersedia bagi pihak-pihak yang diotorisasi saat diperlukan.

H. Tipe-tipe Ancaman Keamanan 

1. Interupsi
Sumber daya sistem komputer dihancurkan atau menjadi tidak tersedia atau tidak berguna. Merupakan ancaman terhadap ketersediaan.
2. Intersepsi
Pihak tidak diotorisasi dapat mengakses sumber daya. Merupakan ancaman terhadap kerahasiaan. Pihak tidak diotorisasi dapat berupa orang atau program komputer.
3. Modifikasi
  Pihak tidak diotorisasi tidak hanya mengakses tapi juga merusak sumber daya. Merupakan ancaman terhadap integritas.
4. Fabrikasi
Pihak tidak diotorisasi menyisipkan/memasukkan objekobjek palsu ke sistem. Merupakan ancaman terhadap integritas

I. Program-program Jahat Bowles [BOW-92] memberikan taksonomi ancaman perangkat lunak atau klasifikasi program jahat (malicious program). Ancaman-ancaman itu dapat menjadi dua kategori, yaitu:
1. Program-program yang memerlukan host program
   a.Trapdoor
   b.Logic Bomb
   c.Trojan horse
   d. Virus
2. Program-program yang tidak memerlukan host program (independen).
   a.Bacteria
   b.Worm

J. Virus dan Anti Virus Virus 
Adalah kode yang ditempelkan dalam satu program yang menyebabkan pengopian dirinya ke satu program lain atau lebih. Virus biasanya melakukan fungsi yang tidak diinginkan.
Virus mengalami siklus hidup empat fase (tahap), yaitu:
1. Fase tidur (dormant phase)
2. Fase propagasi (propagation phase)
3. Fase pemicuan (triggering phase)
4. Fase eksekusi (execution phase) 
                                   

0 komentar:

Posting Komentar

 
Bsi Informatika © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top